اِذْ قَالَ لَهٗ رَبُّهٗٓ اَسْلِمْۙ قَالَ اَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
(Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), “Berserahdirilah!” Dia menjawab, “Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam.”
PENJELASAN TAFSIR/AYAT
- Kepada Ibrahim diperintahkan agar berserah diri, mengakui keesaan Allah dan memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya saja.
- Yang dimaksud dengan "berserah diri" di sini ialah tunduk dan patuh kepada agama Allah, agama yang sesuai dengan akal pikiran yang disertai dengan dalil-dalil atau bukti-bukti yang nyata.
- Agama tersebut akan dilanjutkan penyampaiannya oleh rasul-rasul yang datang kemudian, termasuk Nabi Muhammad saw. Karena itu Ibrahim a.s. langsung menjawab perintah Allah tanpa menanyakan sesuatu pun.
- “Aku tunduk dan patuh kepada Tuhan seluruh alam”. Maksudnya ialah, “Aku murnikan ketaatan dan ketundukan hanya kepada Allah saja. Aku hadapkan wajahku kepada-Nya. Ibadahku, hidupku dan matiku untuk Tuhan seluruh alam.” اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا وَّمَآ اَنَا۠ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَۚ ٧٩ (الانعام) Aku hadapkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan (mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang musyrik. (al-An‘ām/6: 79)
sumber : tafsir tahlili
REFLEKSI
- Agama nabi ibrahim itu agama islam, agama yang diakuin Allah hanya islam, jalani hidup ini dengan agama islam, yang membuat permasalahan hidup sekarang ini karena kita tak mengambil agama islam sebagai pedoman hidup, yang diambil adalah kehendak hawa nafsu. Semua akan bermasalah jika tak mengambil islam sebagai pedoman hidup.
- Untuk apa kita merisaukan sesuatu, kita serahkan apapun hanya kepada Allah, Tuhan Seluruh Alam
- Kadang kita menyerahkan masalah kita kepada makhluk seperti materi yang bisa menyelesaikan masalah padahal semua itu hanya alat bukan tujuan, dan menghalalkan segala cara agar masalah yang kita hadapi selesai padahal belum tentu.
- Kalau kita bersandarkan kepada Allah, menyerahkan diri kita kepada Allah dengan sepenuhnya kita tak perlu makhluk lain untuk memvalidasi, jika kita butuh validasi seseorang, tak akan pernah puas. Hanya kepada Allahlah kita menyerahkan diri dengan islam agar hidup kita tenang.
APPLY TO LIFE
- Jadikan agama islam sebagai pedoman hidup (way of life)
NEXT AYAT
''MELURUSKAN NIAT'' (QS.AL ANÁM : 162)
Semoga Bermanfaat, maaf bila ada kesalahanSelf Improvement with Quran - Journey to Taqwa12 Ramadan 1446 H12 Maret 2025
With Lovetia ummu zhafi
Semoga Bermanfaat, maaf bila ada kesalahan
Self Improvement with Quran - Journey to Taqwa
12 Ramadan 1446 H
12 Maret 2025
With Love
tia ummu zhafi
Comments
Post a Comment
Selesai berkomentar ucapkan Alhamdulillah
@tiameirizta